Supplier Case HP - HANDAL Jakarta

Walapun Masih Terbatas, Pengamat: Kini Konsumen Boyong Smartphone Baru Karena Alasan 5G


Jakarta, Selular.ID

– Sebentar lagi jaringan 5G akan bisa digunakan pada semua smartphone di Indonesia, dan masyarakat pun diketahui sudah mulai melirik perangkat smartphone yang sudah mendukung 5G, meskipun cakupan layanan jaringan super cepat tersebut masih sangat terbatas.

Pengamat gadget sekaligus pendiri Gadtotrade, Lucky Sebastian melihat kini alasan konsumen Indonesia saat membeli smartphone baru karena jaringan 5G.

“Walaupun areanya masih sedikit dan perangkat yang mendukung jaringan 5G masih terbatas, masyarakat Indonesia tetap antusias terhadap smartphone 5G. Jadi seperti yang penting punya smartphone 5G dulu, bahkan yang belum butuh smartphone 5G pun beli,” terang Lucky dalam acara Bincang Eksekutif bertema ‘Saling Salip Vendor Smartphone di Pasar Domestik, yang diselengarakan Selular, kemarin.

Walapun implementasi 5G di Indonesia belum maksimal, harapannya tentu ketika wilayah cakupan 5G sudah mulai meluas, smartphone 5G sudah ditanggan maka pengguna langsung bisa mengaplikasikanya.

“Apalagi kini smartphone entry level yang mendukung 5G semakin banyak, dulu kan hanya punya smartphone flagship saja. Dan beberapa brand smartphone seperti Samsung, Oppo, Realme kini sudah banyak smartphone 5G

Kemudian bisa dibilang keyakinan masyarakat terhadap implementasi 5G di tanah air berjalan lancar, dan cenderung cepat berkat dorongan pandemi covid-19. Lucky pun menceritakan, sebelumnya impementasi 5G akan baru dimuali pada 2022, dan ternyata di 2021 menjadi fase awal 5G menyapa Tanah Air, melalui layanan Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata.

“Tahun 2022-2023 band 5G di Indonesia baru bisa mendukung semua smartphone 5G yang beredar di Indonesia, sama seperti 4G dulu. Smartphone yang masuk ke Indonesia pun sebentar lagi sudah 5G ready. Chipset juga sudah siap mendukung jaringan 5G dari Qualcomm dan Mediatek. Saya melihat tahun depan penetrasi smartphone 5G akan lebih banyak lagi. Walapun saat ini sudah ada tapi faktanya masih banyak yang harus di

tune-in

,” tadas Lucky.

Kemudian faktanya pula, tidak semua smartphone 5G mendapat perhatian konsumen di Indonesia. Menurut beberapa pedagang di pusat ponsel ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat,  ponsel 5G murah dikisaran harga Rp2 juta hingga Rp3 juta  mulai banyak dilirik pembeli.

Dan jika mengacu pada laporan Strategy Analytics, laporan Strategy Analytics Samsung dan vivo merupakan dua merek ponsel pintar 5G yang menikmati pertumbuhan pesat penjualan sepanjang Januari-Maret pada tahun ini.

Samsung mampu mengirimkan 17 juta unit atau tumbuh 79 persen dibandingkan kuartal IV/2021. Di bawahnya, ada vivo yang berhasil mengirimkan ponsel sebanyak 19,4 juta unit atau naik 62 persen pada kuartal sebelumnya.

Secara umum, Apple masih mendominasi penjualan ponsel 5G pada kuartal I/2021 dengan jumlah mencapai 40,4 juta unit. Tetapi, angka ini lebih rendah dibandingkan penjualan kuartal sebelumnya sebanyak 52,2 juta unit.

Posisi kedua ditempati oleh Oppo dengan jumlah penjualan 21,5 juta unit, sedangkan posisi ketiga dan keempat ditempati oleh vivo dan Samsung. Posisi kelima ditempati Xiaomi sebanyak 16,6 juta unit.

Scroll to top

search engine optimized by. Jasa SEO LinkSEO